"Idealisme harus terus diperjuangkan walaupun itu dengan jalan sunyi dan berkelok.."
Itulah pesan yang beberapa hari terakhir banyak diingat oleh beberapa kawan alumni TAMBANG ITB. 2 hari lalu, keluarga tambang ITB mendengar berita yang mengagetkan. Salah seorang dosen muda kami yang visioner, mantan ketua Himpunan dan aktivis kampus meninggal dunia (Rudianto Ekawan TA'89). Ketika masih di kampus tidak bosan almarhum bicara idealisme ke mahasiswa2nya yang tetap aja bebal suka titip absen ;)
Dan ternyata itu terus dibawanya ketika menempuh studi di Prancis berdasarkan testimoni kawan2 alumni ITB yang lain.
Sudah sepantasnyalah anak negeri yang cukup beruntung bisa menambah wawasan di luar negeri untuk bicara mengenai idealisme. Lucky Indonesians should not ONLY think about the plan for the weekend, latest gadgets, fashion, trends and celebrity gossips, fave tv shows because millions of unlucky Indonesians still don't know what to eat for today. Sudah sewajarnya kita yang pernah mengecap pendidikan bisa dijadikan harapan untuk kondisi yang lebih baik...Karena HARAPAN itu sekarang MAHAL kawan. Pendidikan yang merupakan harapan untuk menjadi jalan keluar dari kondisi sulit sudah begitu mahal...
Ayo bantu lingkungan sekitar sebisa kita...Mari cerdaskan bangsa, mulai dengan berjanji tidak membodohi orang lain lagi!!
PERJUANGKAN IDEALISME KITA!!! Kalau kita berjuang bersama, jalan itu tidak akan begitu sunyi kawan!!
Mengenang Rudianto Ekawan TA'89
HF
No comments:
Post a Comment